Analisa Usaha Ayam Petelur | Perkiraan Modal dan Potensi Keuntungan

  • 3 min read
  • Okt 09, 2020
analisa usaha ayam petelur

Punya rencana untuk menjadi seorang pengusaha ayam petelur? Sudah tahu berapa biaya-biaya yang harus dikeluarkan dan hasil yang akan kamu peroleh? Baiklah, mari kita analisa bersama mengenai modal usaha dan potensi keuntungan yang akan diperoleh dari usaha ayam petelur.

Telur sendiri adalah salah satu kebutuhan manusia sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh, khususnya kandungan protein.

Konsumsi telur di tanah air Indonesia itu lumayan besar sekali, dan terus meningkat setiap tahunnya. Telur bisa dijadikan menu sarapan, bahan baku pembuatan kue, dan juga bahan campuran untuk makanan lainnya.

Beberapa hal inilah yang membuat usaha ternak ayam petelur sangat potensial sekali untuk dijalankan, entah itu untuk usaha sampingan ataupun usaha pokok.

Nah, tujuan utama dari bisnis ternak ayam petelur ini adalah diambil telur ayamnya.  Manfaat lain yang didapat dari usaha ini juga kotorannya yang bisa dijadikan pupuk tanaman dan juga bahan biogas.

Namun, seorang pebisnis atau wirausahawan tentunya akan melakukan analisa terlebih dahulu secara matang supaya usaha yang akan dijalankan bisa berjalan dengan lancar dan menghasilkan cuan, begitupun dengan usaha ayam petelur ini.

Analisa Modal Usaha Beternak Ayam Petelur

Setiap usaha yang dijalankan pasti membutuhkan modal, baik secara finansial maupun secara sumber daya manusia (SDM).

Nah, berikut ini adalah analisa perkiraan modal usaha ternak ayam petelur 100 ekor yang harus kamu siapkan, diantaranya:

  • Biaya pembuatan kandang : Rp 7.000.000,-
  • 100 ekor ayam petelur (pullet) umur 10 minggu : 100 x @Rp56.000 = Rp 5.600.000,-
  • Kebutuhan pakan ayam petelur (harian) : 110 gram x 100 ekor = 11.000 gram (11 Kg), yang terdiri dari:
    • Konsentrat : 3 Kg x Rp5.000 = Rp 15.000,-
    • Beras jagung : 6 Kg x Rp3.000 = Rp 18.000,-
    • Bekatul : 2 Kg x Rp1.000 = Rp 2.000,-
  • Jadi, bisa kita asumsikan biaya pakan ayam petelur dalam sebulan adalah 30 hari x Rp35.000 = Rp 1.050.000,-
  • Total perkiraan modal : Rp 13.650.000,-

Analisa Potensi Keuntungan Usaha Ayam Petelur

Sedangkan untuk perkiraan keuntungan yang akan kamu peroleh dari usaha ternak ayam petelur itu sangat lumayan sekali, berikut rinciannya:

  • 100 ekor ayam petelur dalam sehari mampu menghasilkan rata-rata 6 Kg telur.
  • Jika kita asumsikan harga telur Rp18.000, maka perhitungannya 6 Kg x Rp18.000 – Rp35.000 (pakan) = Rp 73.000,- per hari.
  • Perkiraan keuntungan dalam sebulan : 30 hari x Rp73.000 = Rp 2.190.000,- per bulan.
  • Kotoran ayam juga bisa dijual dengan harga Rp8.000 s/d Rp15.000 per karung.
  • Sedangkan untuk ayam yang sudah tidak bertelur (afkir) bisa dijual menjadi ayam pedaging dengan kisaran Rp30.000 s/d Rp45.000 per ekor.

Catatan: Di atas hanya harga/biaya perkiraan, jadi harga menyesuaikan dengan kondisi tempat anda!

Cara Menjalankan Usaha Ayam Petelur Agar Sukses

Ada banyak sekali cara yang akan mengantarkan kamu untuk menjadi seorang pebisnis ayam petelur yang sukses, salah satunya ialah dengan melakukan analisa usaha, dalam perkiraan modal dan keuntungan yang akan diperoleh.

Bukan cuma analisa saja, berikut ini ada 5 (lima) tips yang harus kamu lakukan agar usaha ternak ayam petelur kamu bisa berjalan lancar sesuai yang kamu harapkan, diantaranya sebagai berikut:

Cari lokasi peternakan yang tepat

Disaat kamu memutuskan untuk menjalankan usaha ayam petelur ini, kamu tidak bisa sembarangan membuat peternakan dimana saja yang kamu inginkan tanpa melakukan perhitungan apapun.

Pastikan terlebih dahulu untuk memilih lokasi peternakan yang sekiranya tidak akan mengganggu penduduk sekitar, karena bau tak sedap dari kotoran ayam ini.

Alangkah baiknya kamu memilih lokasi di pedesaan yang memiliki banyak lahan kosong yang jauh dari pemukiman warga. Keuntungan lainnya jika kamu membangun peternakan di pedesaan adalah kemudahan dalam mendapatkan pakan alami, misalnya jagung, bekatul dari penduduk/warga desa sekitar.

Perhatikan kebersihan kandang

Kebersihan kandang adalah kunci keberhasilan kamu dalam menjalankan usaha ternak ayam telur. Jadi, pastikan kamu membersihkan kotoran ayam di kandang secara rutin dan teratur.

Pasalnya, kebersihan kandang juga sangat berpengaruh pada kesehatan ayam petelur kamu. Kamu juga bisa memberikan vitamin untuk ayam agar tidak mudah terserang penyakit.

Cari suplier pakan yang murah

Usahakan untuk memilih suplier pakan ayam petelur yang benar-benar terpecaya kualitas pakannya dan harganya yang murah alias terjangkau. Nggak ada salahnya kamu membandingkan harga pakan dari suplier dengan suplier lainnya.

Kalau saja kamu menemukan distributor atau suplier pakan yang kamu kira harganya murah dan kualitas pakan bagus, kamu bisa berlangganan secara continue dalam jangka waktu yang lama.

Kenapa harus mencari suplier pakan dengan harga murah? Ya sudah tentu untuk menekan biaya pakan, dan agar kamu bisa meraup keuntungan yang maksimal.

Cari target pasar yang luas

Pastikan juga kamu memiliki pasar yang luas san bisa dijangkau oleh semua kalangan masyarakat. Tentunya pembelian satuan dengan yang banyak harus kamu bedakan, atau kalangan menengah ke atas dan ke bawah itu juga berbeda.

Jadi, pastikan kamu memberikan rentan harga yang sesuai. Kamu juga bisa merekrut karyawan atau pegawai untuk memasarkan dan menjual telur dari hasil peternakan kamu.

Jangan mudah menyerah

Setiap pebisnis atau pengusaha pemula sangat rentan sekali terkendala dengan semangat yang menurun di tengah jalannya usaha, apalagi jika mengalami kegagalan.

Jadi, bekerja keraslah untuk mengembangkan usaha kamu, kuatkan tekad dan mental, serta jangan mudah menyerah dengan keadaan apapun jika kamu ingin sukses.

Bagaimana, setelah membaca analisa di atas apakah kamu tertarik untuk memulai usaha ternak ayam petelur?

Perkiraan modal awal hanya sekitar Rp 13.650.000,-, sedangkan perkiraan potensi keuntungan yang akan kamu dapatkan sekitar Rp 2.190.000,- per bulan.

Penting sekali untuk mengelola atau mencatat pemasukan dan pengeluaran, agar kamu bisa mengembangkan bisnis ternak ayam petelur ini menjadi semakin besar dan sukses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *