Arti Overload Pada Jasa Ekspedisi Pengiriman Logistik

  • 2 min read
  • Jun 22, 2020
overload artinya

Arti Overload itu apa sih? Menjelang tahu baru 2021 ini akan banyak sekali orang-orang yang mengirim paket parcel atau hadiah, mungkin kamu termasuk salah satunya. Kemungkinan besar kamu akan melihat atau mendengar istilah “Overload” pada jasa ekspedisi.

Hal ini bisa saja terjadi bukan hanya di J&T Express saja, Overload juga bisa berlaku di beberapa ekspedisi lainnya seperti JNE, Pos Indonesia, Ninja Express, dan yang lainnya.

Apa itu Overload artinya? Jika diterjemahkan secara langsung, kata tersebut memiliki arti kelebihan beban.

Atau arti yang lebih spesifinya, karena banyak kiriman pada ekspedisi tersebut yang tidak seimbang dengan kapasitas operasional jasa pengiriman tersebut, jadi banyak paket yang menumpuk dan belum dikirim di drop point-nya.

Hal ini bisa disebabkan oleh jam kerja ekspedisi tersebut yang memang terbatas ataupun jumlah petugasnya yang terbatas juga dalam melakukan sortir dan pengiriman barang/paket tersebut.

Yang paling sering terjadi adalah karena armada atau alat transportasi ekspedisi yang kurang dan menyebabkan kendala keterlambatan saat pengiriman (overload).

Apa efeknya jika terjadi pengiriman overload? Dampak utamanya semua barang atau paket yang dikirimkan rata-rata akan mengalami keterlambatan dari estimasi biasanya.

Alhasil, kalau bisa kamu jangan menggunakan paket kiriman biasa alias reguler (REG), apalagi kiriman ongkos kirim ekonomis (OKE). Kenapa? karena sudah jelas paket tersebut akan lebih lama sampainya.

Solusinya? Sebelum menjelang hari H, jika memang memungkinkan, silakan kamu membeli barang atau mengirimkan paket pada 10 hari sebelum hari H dan gunakan layanan pengiriman yang tercepat, misalnya JNE YES, Pos Kilat Khusus, dan yang lainnya.

Jadi, meskipun paket kamu juga sama-sama akan mengalami keterlambatan, tapi setidaknya paket kamu akan lebih diprioritaskan.

Rata-rata paket kamu akan sampai dengan estimasi 2 – 3 hari kerja, jika pengiriman overload menggunakan layanan yang kilat.

Sebagai antisipasi, silakan kamu pahami waktu perkiraan (estimasi pengantaran), agar kamu lebih mengetahuinya.

Solusi alternatif saat pengiriman overload, silakan kamu cek nomor resi pengiriman kamu, jika paket kamu sudah sampai di kota tujuan, silakan kamu datangi langsung ke kantor atau gudang ekspedisi tersebut. (Baca juga: J&T Terdekat Di Sini)

Namun, ada sedikit kendala alias kekurangannya juga, karena saat pengiriman overload proses pencarian barang juga akan sangat lama sekali.

Seperti pengalaman admin Mahatekno, saya menunggu di kantor JNE hingga dzuhur baru paket tersebut ketemu. Jadi saat overload, nikmati saja prosesnya 😀

Khusus ekspedisi JNE, jika muncul  kode OD atau Overload pada hasil tracking nomor resinya, itu arti dan maksudnya tetap sama, ya!

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *