cara meningkatkan engagement rate
Content Placement

5+ Cara Meningkatkan Engagement Rate di YouTube dan Instagram

Engagement YouTube, Instagram dan promosi online lainnya bisa mulai ditingkatkan dengan memahami algoritma masing-masing platform. Meskipun ada perbedaan dari beberapa hal, namun secara garis besar metode yang digunakan antara satu dengan lainnya cukup mirip. Dalam penerapan YouTube marketing ataupun lainnya, Anda pastinya wajib mengetahui hal ini. Jangan bingung, silahkan pelajari cara meningkatkan engagement rate di YouTube dan Instagram di bawah.

Sosial media sudah menjadi komponen wajib bagi para marketer online sekarang. Mereka harus memaksimalkan semua media yang tersedia demi menjangkau pelanggan sebanyak mungkin. Bisnis yang memiliki sosial media eksis terbukti sangatlah mempengaruhi perkembangan kedepannya.

Tanpa basa-basi, inilah cara meningkatkan engagement di YouTube dan Instagram ala mahatekno.

Cara Meningkatkan Engagement di Sosial Media

cara meningkatkan engagement rate

Sebelum masuk lebih jauh, kita pelajari dahulu apa itu engagement. Engagement rate adalah perbandingan antara jumlah orang yang melihat konten dengan jumlah interaksinya. Interaksi ini berupa like, share dan komen.

Menerapkan SEO

SEO adalah ilmu dasar untuk menaikkan peringkat postingan Anda di urutan pertama ketika seseorang mencari kata kunci tertentu. Baik itu di Instagram maupun YouTube, SEO ini berhubungan dengan penambahan tag, deskripsi, pemakaian judul sesuai keyword dan lain-lain.

Setiap postingan Anda jangan lupa menggunakan keyword yang tepat dan tags populer. Ada banyak kok website pencarian kata kunci dan hashtag di internet. Disana Anda bisa menemukan ide judul dan tags yang bagus untuk konten.

Setelah penerapan SEO yang baik pada konten, kesempatan tampil di posisi pertama hasil pencarian semakin besar. Jumlah view meningkat, begitupun like dan komentarnya otomatis ikut bertambah.

Konsisten Terhadap Niche Konten

Instagram dan YouTube pastinya ingin memberi konten terbaik kepada para pengguna ketika mencari suatu topik. Selain memperhatikan pemilihan keywords dan tags, dalam Instagram Marketing Anda perlu mengkhususkan konten di niche tertentu.

Sebagai contoh bisnis Anda adalah jualan sparepart sepeda motor. Sehingga, konten yang diupload harus berhubungan dengan sepeda motor. Baik itu tutorial pemasangan sparepart, cara mengatasi masalah tertentu, hasil modif dengan sparepart yang dijual dan lain sebagainya.

Dengan fokus di niche tertentu, akun terlihat paling relevan dengan sparepart sepeda motor. Instagram menganggap akun Anda layak direkomendasikan kepada pengguna. Jangan mengupload konten dari banyak niche, karena kurang cocok meningkatkan kredibilitas dimata pengguna atau Instagram itu sendiri.

Baca Juga: Contoh Bio Instagram Yang Menarik Followers [Olshop atau Bisnis]

Perbaiki Konten Secara Rutin

Sosial media sekarang rata-rata sudah dibekali fitur analityc. Dari situ pemilik akun bisa mengetahui bagaimana perkembangannya dan konten apa saja yang berhasil menarik minat pengguna. Nah, Anda tinggal memperbanyak konten serupa untuk meningkatkan engagement rate.

Sebagai contoh dari akun sparepart sepeda motor diatas, konten yang membahas ban selalu dibanjiri view, komen dan share. Itulah yang perlu Anda buat serajin mungkin dan terus perbaharui bagaimana caranya agar lebih baik.

Berinteraksi Dengan Pengguna Lain

Cara meningkatkan engagement di sosial media yang tidak kalah penting adalah ikut berinteraksi. Caranya dengan memberi like terhadap komentar dan membalasnya. Secara langsung hal ini akan membuat penonton setia akun Anda merasa dihargai, sehingga tidak sungkan memberi komentar di postingan selanjutnya.

Semakin aktif interaksi di suatu konten, YouTube dan Instagram bakal menilai akun Anda lebih kayak direkomendasikan di hasil pencarian.

Baca Juga: Pengertian Segmenting Targeting Positioning Dalam Dunia Marketing

Order ke Jasa Sosial Media

Ke-empat cara diatas memanglah ampuh dalam menaikkan engagement rate di YouTube atau Instagram, namun dalam prakteknya membutuhkan konsistensi dan waktu lama. Apabila menginginkan engagement meningkat instan, maka bisa order layanan di rajakomen.com.

Disana sudah disiapkan seribu lebih pengguna yang siap berinteraksi di konten Anda, sehingga bernilai tinggi dimata YouTube dan Instagram. Selain kedua platform ini, Anda juga bisa memesan layanan untuk Gmaps dan aplikasi di Play Store.

Demikianlah lima cara meningkatkan engagement rate di YouTube dan Instagram. Semoga bermanfaat.

Posted by
Fajar Muhsy

Seorang Blogger dan Internet Marketer. Suka menulis informasi terbaru seputar bisnis dan perkembangan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *