Perbedaan Merchandiser dengan Sales Promotion Girl (SPG)

  • 3 min read
  • Okt 16, 2020
perbedaan merchandiser dengan sales promotion girl

Banyak sekali orang yang bertanya mengenai perbedaan MD (Merchandiser) dengan Sales Promotion Girl atau SPG, terutama bagi mereka yang sedang bingung untuk memilih berkarir dimana diantara kedua pilihan tersebut.

Mereka menanyakan hal ini mungkin karena ingin tahu tupoksi (tugas pokok dan fungsi) dari keduanya, dan pastinya juga dari segi penghasilan atau gajinya, ya.

Sebetulnya, jika kita lihat dari segi namanya saja kedua profesi ini sudah berbeda jauh, namun tidak bisa dipungkiri kalau praktek dan juga fungsinya sering sekali tertukar, lha kok bisa?

Pengertian MD (Merchandiser)

Merchandiser atau yang lebih dikenal dengan MD adalah salah satu pekerja yang memiliki tugas untuk mengecek semua produk (barang/jasa) yang dia handle di toko atau di salah satu area yang sudah ditentukan oleh atasannya.

Atau lebih spesifiknya, MD (merchandiser) ini mempunyai tugas dan tanggung jawab (job desk) yakni keterlihatan, yang kalau dalam dunia marketing sering juga disebut dengan istilah visibility.

Sebagai contoh ilustrasi, saat kita sedang berbelanja di dalam toko dan mencoba mencari produk snacks misalnya, maka Merchandiser (MD) inilah yang akan memastikan kalau merk-merk snack tersebut selalu ada di rak pajangan produk.

Bukan cuma stok barang selalu ada saja, seorang MD juga akan selalu membuat produk tersebut bisa terlihat oleh calon pembeli, dan selalu memperhatikan kalau produknya tidak terhalangi oleh merk lain.

Pengertian SPG (Sales Promotion Girl)

Sedangkan Sales Promotion Girl atau sering disapa SPG adalah seseorang yang memiliki tugas dan tanggung jawab oleh perusahaan untuk melakukan penjualan langsung (direct selling) kepada calon pembeli yang ada di toko ataupun di area-area tertentu yang sudah ditargetkan sebelumnya.

Jadi, fungsi utama atau jobdesk dari seorang SPG adalah melakukan sell out product atau melakukan penjualan produk.

Perlu kamu ketahui juga, kalau parameter utama SPG adalah seberapa banyak produk yang dapat mereka jual dalam target yang sudah ditentukan oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

Perbedaan Merchandiser dan Sales Promotion Girl

Nah, ini adalah jawaban yang sering ditanyakan kepada tim Mahatekno terkait perbedaan Merchandiser dengan Sales Promotion Girl.

Jumlah toko dan area kerja

Pada dasarnya, Merchandiser atau MD memiliki lokasi area kerja atau jumlah toko yang lumayan banyak jika dibandingkan dengan Sales Promotion Girl (SPG).

Alibinya sangat jelas, karena seorang MD itu tidak mempunyai beban yang berat yakni tidak terfokus pada direct selling atau penjualan langsung. Jam kerjanya sendiri lebih banyak dipakai untuk mengunjungi toko-toko untuk melakukan pengecekan produk.

Struktur organisasi

Okeh, kita masuk ke perbedaan yang lebih dalam antara Merchandiser dengan Sales Promotion Girl di bagian struktur organisasi dasar.

Secara umum, untuk perusahaan yang mempunyai produk yang produksinya sudah besar dan sudah memiliki jaringan distribusi yang luas, maka perusahaan hanya akan mempunyai Merchandiser atau MD saja di suatu area/daerah.

Sedangkan SPG atau Sales Promotion Girl akan ditempatkan sebagai tim distributor.

Namun, sebagian orang juga berpendapat kalau Merchandiser ini dikelompokkan ke dalam struktur tim pemasaran atau marketing, sedangkan SPG masuk ke grup atau tim Sales.

Bahkan ada juga yang memetakan kalau Merchandiser ini termasuk ke dalam bagian principle atau produsen, sedangkan SPG masuk ke bagian penjualan (distributor).

Sasaran kerja (Goal)

Seperti yang sudah diungkapkan di atas, bahwa sebenarnya antara MD dan SPG memiliki tujuan akhir yang berbeda. MD menitikberatkan pada apa yang disebut visibility (keterlihatan) dan availablelity (ketersediaan), sedangkan SPG berfokus pada berapa banyak produk yang bisa mereka jual di toko yang mereka tempati.

Persamaan Merchandiser dengan Sales Promotion Girl

Bukan hanya perbedaan saja, namun ada juga persamaan dan kesamaan antara Merchandiser dengan Sales Promotion Girl yaitu memiliki tujuan akhir (finish) yang sama yakni produk yang diproduksi oleh perusahaan bisa sampai ke tangan pembeli/konsumen dengan baik dan bisa memuaskan.

Jadi, kedua pekerjaan ini sebenarnya memiliki keterkaitan satu sama lain. Hanya saja konsentrasi dari kerjanya saja yang berbeda.

Persamaan lainnya yang mencolok terletak pada rotasi kerja. Apa artinya? Jadi, perusahaan yang belum memakai distributor, Merchandiser ini akan sangat identik dengan SPG Mobile alias SPG yang berpindah dari satu toko ke toko yang lainnya.

Begitupun juga sebaliknya, seorang Merchandiser (MD) juga bisa menjadi Sales Promotion Girl jika mereka difokuskan untuk meng-handle satu toko. So, mau nggak mau MD ini harus ikut serta dalam aktivitas direct selling atau penjualan langsung, ya.

Intinya, MD dan SPG ini adalah salah satu pekerjaan yang sangat fleksibel jika kita lihat dari jobdesk, dengan catatan: perusahaan belum mempunyai struktur organigram yang kompleks.

Akan tetapi, kalau saja perusahaan sudah fokus untuk memecah area pemasaran (marketing) dan juga sales, maka kedua fungsi dari pekerjaan ini harus dibagi menjadi masing-masing jobdesk.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *